Bagi masyarakat luas, keberadaan pohon randu sejak dulu sangatlah dibutuhkan. Bagaimana tidak, hingga sekarang terutama pada masa dahulu pohon ini menghasilkan kapuk yang menjadi pengisi  kasur dan bantal.  Meskipun saat ini kehadiran kapuk sudah mulai berganti ke busa hingga per, tetapi pohon randu tersebut masih tetap dicari.  Tidak hanya kapuknya saja tetapi yang menjadi fungsi utamanya saat ini adalah sebagai pohon pencegah banji dan tanah longsor. Hal tersebut dikarenakan pohon randu ini termasuk dalam pohon yang sangatlah kuat dan kokoh sehingga untuk menahan tanah ataupun erosi bukan hal yang suit. Untuk itulah hingga saat ini pohon randu ini masih banyak ditanam masyarakat. Apabila Anda juga ingin menanam pohon tersebut simak terlebih dahulu panduannya agar tidak salah satupun kebingungan.

Tahapan Menanam Pohon Randu

Dalam informasi panduan menanam pohon randu yang benar ini terdapat beberapa tahapan yang mesti dilakukan. Tahapan pertama adalah  tahapan pembibitan seperti tahapan penanaman pohon pada umumnya.  Pada tahapan ini, Anda bisa memanfaatkan bibit kapuk dari pohon randu ataupun memanfaatkan stek langsung dari pohonya.  Jika yang Anda  pilih adalah pengunaan bibit kapuk, pastikan bahwa bibit yang dipilih sudah yang paling berkualitas dengan ciri umurnya yang sudah tua dan telah melalui tahapan semai.    Baik menggunakan bibit kapuk ataupun stek pohon randu, Anda harus menyediakan tanah yang suber beserta pupuknya. Jangan lupakan mengenai pengairan dari pohon tersebut.

 

Tahapan berikutnya setelah tahapan pembibitan adalah tahapan penanaman.  Lakukanlah tahapan ini pada masa awal musim hujan karena memudahkan pohon randu untuk tubuh dengan baik.  Dalam tahapan penanaman  tersebut, hindari menanam pohon randu secara berdekatan akarena akarnya bisa bertabarakan begitu pla dengan batangnya sehingga malah menghambat pertumbuhan dari pohon.  Tahapan terakhir dari proses menanam pohon randu adalah tahapan perawatan atau pemeliharaan.  Silahkan ramat pohon tersebut dengan membersihkan tanaman liar disekitar pohon randu yang tumbuh.  Selain itu jangan lupa untuk memberikan pupuk dalam waktu yang rutin setidaknya dua kali  selama setahun dengan dosis yang tepat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *