Universitas Islam Negeri atau UIN Sunan Kalijaga merupakan salah satu universitas yang berlokasi di Jogjakarta. Dilihat dari namanya, universitas tersebut menggunakan salah satu nama sunan terkenal yang berasal dari Jawa Tengah. UIN Sunan Kalijaga sendiri didirikan pada tanggal 20 September 1951 dan merupakan Perguruan Tinggi Agama Islam atau PTAIN pertama yang ada di Indonesia. Berdirinya UIN Sunan Kalijaga diprakarsai dengan keinginan mendirikan perguruan tinggi berbasis agama Islam. Gagasan mendirikan perguruan tinggi Islam bertujuan untuk mengangkat harga diri pada muslimin di kawasan Hindia Belanda. Sama halnya dengan perguruan tinggi lainnya, UIN Sunan Kalijaga dilengkapi dengan beberapa fakultas dan dengan program studi yang beranekaragam.

pxhere.com

Sejarah Berdirinya UIN Sunan Kalijaga

Jika kita membahas mengenai UIN Sunan Kalijaga, ada baiknya untuk membahas mengenai sejarah berdirinya universitas yang berada di Jogjakarta ini. Gagasan berdirinya UIN Sunan Kalijaga dicetuskan oleh Dr. Satiman Wirjosandjojo pada tanggal 8 Juli 1945 pada saat Sekolah Tinggi Islam didirikan di Jakarta dan dipimpin oleh Prof. Abdul Kahar Muzakkir. Ketika masa resolusi, Sekolah Tinggi Islam yang berada di Jakarta dipindahkan ke Jogjakarta. Tanggal 10 April 1946 merupakan tahun dimana Sekolah Tinggi Islam dibuka kembali. Bulan November tahun 1947 merupakan waktu dimana Sekolah Tinggi Islam mengalami perbaikan dan menghasilkan kesepakatan untuk mendirikan UII atau Uninersitas Islam Indonesia dengan 4 buah fakultas, yakni fakultas agama, ekonomi, fakultas hukum dan fakultas pendidikan. Perguruan Tinggi Islam Indonesia memutuskan untuk bergabung dengan Universitas Islam Indonesia ada tanggal 22 Januari 1951. Sebagai bentuk penghargaan pemerintah untuk kota Jogjakarta, Universitas Gajah Mada didirikan sesuai dengan pengaturan pemerintah nomor 37 pada tahun 1950 kepada golongan nasionalis. Untuk golongan Islam, pemerintah mendirikan Perguruan Tinggi Agama Islam pada bulan September tahun 1951 berdasarkan dengan peraturan pemerintah nomor 34 tahun 1950. Perguruan Tinggi Agama Islam sendiri dilengkapi dengan tiga jenis jurusan, yakni jurusan dakwah, jurusan pendidikan dan jurusan Qodlo. Seiring dengan berkembangnya waktu, Perguruan Tinggi Agama Islam berubah menjadi IAIN. Dengan berkembangnya IAIN yang pesat, pemerintah mengeluarkan surat keputusan yang berisikan IAIN akan dipisahkan dari pusat dan dikenal dengan IAIN Jakarta. IAIN Jogjakarta berubah menjadi Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga hingga sekarang ini.

pxhere.com

Persyaratan Calon Mahasiswa Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga

Untuk menjadi bagian dari Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga, calon mahasiswa harus memenuhi beberapa persyaratan yang wajib dilakukan. Persyaratan-persyaratan tersebut ditetapkan bagi calon mahasiswa yang memilih program sarjana SI, S2 dan program sarjana S3 dan dapat dilihat di Thegorbalsla. Untuk mengetahui persyaratan dengan lebih terperinci, simak penjelasannya di bawah ini:

  1. Program sarjana S1
  2. Persyaratan umum
  • Telah lulus dari pendidikan Sekolah Menengah Atas/ SMK/ Pesantren Mu’adalah/ MAK atau lulus ujian paket C. Memiliki SKL atau Surat Keterangan Lulus yang dilengkapi dengan pas foto. Baik ijasah dan SKL telah dibubuhi dengan tanda tangan kepala sekolah dan stempel sekolah berasal.
  • Telah memenuhi permbayaran seleksi PMB mandiri melalui transfer bank.
  • Bagi calon mahasiswa difabel, calon mahasiswa harus melengkapi data diri dengan Surat Keterangan Disabilitas yang berasal dari dokter dan memberikannya kepada pihak universitas pada saat wawancara.
  • Melakukan pendaftaran secara online
  1. Persyaratan khusus
  • Program studi teknologi dan sains hanya dpat dipilih oleh calon mahasiswa yang berasal dari sekolah menengah dengan jurusan IPA atau jurusan teknik.
  • Calon mahasiswa program studi sastra Arab harus memiliki nilai rapor minimal tujuh.
  1. Program sarjana S2
  2. Persyaratan umum
  • Lulusan S1 atau sederajat dan dapat dibuktikan dengan Surat Keterangan Lulus. Bagi lulusan universitas luar negeri, calon mahasiswa S2 harus melengkapi penyetaraan ijazah yang berasal dari Kementerian Agama.
  • Nilai IPK minimal 3.00 dan melengkapi transkip nilai S1 yang telah dilegalisir.
  • Lulus dari program studi yang terakreditasi.
  • Merupakan lulusan dari perguruan tinggi yang masuk ke adalam daftar Perguruan Tunggi Dikti.
  • Melakukan pendaftaran secara online.
pxhere.com
  1. Persyaratan tes tertulis
  • Melampirkan sertifikat nilai TOEFL atau TOAFL.
  • Melampirkan CV.
  • Melampirkan sertifikat pendukung.
  1. Penerimaan

Calon mahasiswa UIN Sunan Kalijaga melampirkan ijazah S1 dan telah lulus dari ujian masuk UIN Sunan Kalijaga.

  1. Program studi S3
  2. Persyaratan umum

Calon mahasiswa S3 UIN Sunan Kalijaga harus lulus program studi S2 dan memiliki nilai minimal IPK sebesar 3,00.

  1. Persyaratan khusus
  • Mengikuti wawancara
  • Menyerahkan beberapa jenis dokumen yang diperlukan seperti:
  • Ijazah yang dilegalisir dan transkip nilai yang dilegalisir.
  • Rekomendasi dari 2 belah pihak ( guru besar atau dosen yang merupakan pembimbing tesis selama calon mahasiswa mengikuti program studi S2 sebelumnya ).
  • Statement of Purpose
  • Melampirkan curiculum vintae yang terdiri dari identitas diri, karya tulis, kepemimpinan, karya ilmiah dan pendidikan.
  • Proposal harian ( maksimal 25 halaman ).
  • Melampirkan 2 buah karya ilmiah yang pernah dibuat dan dilampirkan dalam bentuk pdf.
  • Skor TOEFL sebesar 500 dan skor IELTS bahasa Inggris dengan nilai 6 dan skor sebesar 480 pada bahasa Arab.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *